Senyum Indonesia untuk Ambon: YSAB dan Kerja Sosial Bedah Mulut FKGUI Operasi Celah Bibir dan Lelangit Gratis untuk 20 Pasien di RSU Bhakti Rahayu Ambon

Yayasan Senyum Anak Bangsa bekerjasama dengan Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) kembali melaksanakan kegiatan kerja sosial operasi celah bibir dan lelangit sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Pada tahun 2024, kegiatan ini diselenggarakan di Kota Ambon, Maluku, dengan tujuan membantu pasien yang membutuhkan perawatan bedah namun memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.

Kegiatan kerja sosial ini menghadirkan tim dokter spesialis bedah mulut dan maksilofasial dari FKG UI, yang bekerja sama dengan tenaga kesehatan dan rumah sakit setempat yaitu RSU Bhakti Rahayu Ambon. Program ini memberikan kesempatan bagi pasien dengan kondisi celah bibir (cleft lip) dan celah lelangit (cleft palate) untuk mendapatkan pemeriksaan dan tindakan operasi secara langsung oleh tim dokter berpengalaman. Rangkaian kegiatan kerja sosial ini direncanakan berlangsung selama tiga hari, yaitu pada 2 hingga 4 Mei 2024, di RS Bhakti Rahayu Ambon. Sebelum pelaksanaan kegiatan, tim dari FKG UI terlebih dahulu melakukan survei untuk melihat kebutuhan masyarakat di daerah tersebut.

Acara pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Nita Sadali, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan sosial tersebut. Ia memberikan penghargaan khusus kepada tim medis dari Universitas Indonesia yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Maluku.

Menurutnya, kegiatan ini memiliki arti penting karena tidak hanya memberikan tindakan medis, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi para pasien. Operasi celah bibir dan lelangit yang dilakukan diharapkan dapat membantu pasien mendapatkan kembali kepercayaan diri dan kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sehingga anak-anak di Maluku yang mengalami kelainan bawaan seperti celah bibir dan lelangit dapat memperoleh penanganan yang tepat sejak dini.

Dalam kegiatan ini tercatat sebanyak 20 pasien menjalani operasi celah bibir dan lelangit gratis. Direktur RSU Bhakti Rahayu Ambon, dr. Santi, menyampaikan bahwa rumah sakit berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pasien yang menjalani operasi, sehingga mereka dapat kembali ke rumah dengan kondisi yang lebih baik dan senyum yang lebih percaya diri.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan dan pemeriksaan pasien sebelum operasi oleh tim dokter. Kegiatan kerja sosial ini melibatkan sejumlah dokter dan ahli dari FKG UI, di antaranya Prof. Benny Latief, Prof. Endang Suprastiwi, Prof. Norifumi Nakamura, Prof. Yasuyoshi Tosa, serta Dr. drg. Dwi Ariawan, Sp.BBM bersama seluruh tim dokter spesialis bedah mulut lainnya dan 17 mahasiswa residen bedah mulut Universitas Indonesia.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Dinas Kesehatan Kota Ambon, PDGI Cabang Ambon, serta sejumlah organisasi dan undangan lainnya yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan ini.

Melalui kerja sama berbagai pihak, kegiatan operasi celah bibir dan lelangit ini diharapkan dapat memberikan akses perawatan bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus membantu meningkatkan kualitas hidup para pasien di masa depan

Berita Lainnya